Friday, June 3, 2011

FINAL! Time to work hard, pray harder.

Ah. Akhirnya bisa masuk ke dashboard juga. Dari kemarin mau ngeblog ga bisa2, aneh.

Oke, jadi sekarang saya mau cerita tentang my last final exam period!! Hope this is the last. Ever! I will never do such an academic thing like this again. Hahaha.. Hmm.. Ga ada bayangan sih sampe Ph.D?! Tapi... who knows ya.. Hehe..

Menghadapi final.. Antara hepi campur aduk sama mau sedih, tapi paling polnya adalah STRESS!! hahaha...

Yap. Final is now. Lagi masa-masanya berhadapan dengan e-book, artikel, microsoft word (yang membosankan) dan.. doa :)

Sekarang saya masih berkutat dengan final assignment!
Recently I'm still working on my 4500 words assignment, dan progress berjalan lambat, tapi saya percaya, akan kelar dan berakhir menyenangkan! *hopefuls*
Sibuk ngerjain tugas, tapi sempet-sempetnya saya ngeblog ya.. Hehehe.. Selingan bentar.

Akhir-akhir ini emang rutinitas jadi berantakan berhubung kepikiran yang macem-macem, sampe sempet ga bisa mikir buat kerjain tugas dan akhirnya kembali jadi deadliners!
Nah, sekarang ini lah masa-masanya meluapkan segenap kekuatan, tenaga, pikiran, ide dan usaha buat menyelesaikan dunia perkuliahan ini.
Belakangan jadi suka merasa terlampau lelah sama apa yang nempel di otak, mungkin bisa dikatakan kekhawatiran. Tapi ada obat mujarab buat hal yang satu ini. Doa.

Praying.
It totally works, helps, heals, relieves, and of course, motivates!
Magically, I feel like everything will be all right and there's no reason for me to worry about anything, whether it is tiny or huge matters hanging on my mind.
However, just by holding on His hands and believe that He will guide me to the destination where I will be finally surprised, I recognise that those all are blessings from Above.
I learned to talk to Him every time I worry. Even when I didn't ask anything, He gives everything. I just talk and share what my concerns (which sometimes I don't understand my own feeling), but simply express it to Him, by praying, and surprisingly.. I'm healed. Happiness is the outcome.
I call it magic. But in a positive angle. :)

Back to my finals. Hehe.
Yap. Pokoknya sekarang masa-masanya berusaha dan berdoa sekuat tenaga. Ini ujian akademis terakhir! Harus optimal. :) :)
So far, I still have 1 assignment and 2 more exams to go! And all is going to be finished by June 17! Yay! I'm happy. Because after this, everything is done. Hopefully I'm doing it well! So I can say 'well-done' out loud. *dancing*

Pray for me if you don't mind. :p


Kacamata gitta will work hard, pray harder. :)

Tuesday, April 26, 2011

Happy Easter!


Merayakan Paskah tanpa keluarga berasa agak sedih sebenernya. Hehe. Tapi karena Tuhan luar biasa, Dia memang selalu punya ide kreatif buat kasi sesuatu yang spesial buat kita.
Selalu.

Paskah kemarin ini, berasa full of joy, peace and grace.
Thank God, gue bisa mengalahkan kemalasan dan mengikuti semua Misa dalam serangkaian Holy Week. :)

Banyak yang Dia ingatkan ke gue.
Ini di antaranya:
"Gitt.. Jangan malas ke Gereja.."
"Gitt.. Di sekitarmu banyak yang sayang kamu.."
"Gitt.. Niat baik ga akan pernah sia-sia menghasilkan sesuatu."
"Gitt.. Shine your spirit, passion and faith in Christ everytime, everywhere.."
"Gitt.. Don't stop learning."

Pengalaman kecil ini bisa membuat gue tersenyum ketika mengingatnya. :)

Kamis Putih, dari kampus langsung ke gereja buat Misa Kamis Putih. Godaannya banyak, Misanya malem banget (jam 19.30) dan rasanya pengen pulang aja, secara jeda dari selesai group meeting sampe Misa cukup jauh. Tapi, ujung2nya jadi juga ke gereja. Ditemenin sama my partner-in-class buat nunggu. Eh di tram stop dapet temen baru (temen si partner) yang ternyata mau ke gereja juga. Yey! Ga sendiri :) Pulang gereja, ujan angin kenceng banget. Dari tram stop ke rumah jalan kira-kira 15 menit melawan hujan dan angin *bangga* padahal sebelum berangkat hampir aja males bawa payung. Untungg bawa. Itu aja pake payung tetep kebasahan. Sesampainya di rumah, 'hawa-hawa cerah' masih ada. Jadi ngobrol panjang lebar dengan satu housemate gue dari hati ke hati *cieh-elah* hahaha. Maksudnya ngobrolin tentang keluarga, aktivitas, dsb. Menyenangkan! Terus hosmet2 lainnya akhirnya ngumpul dan kami pun kutekan dan ngobrol bareng! :D Seruu!

Jumat Agung, udah sangat niat buat ke gereja sendiri. Karena berpikir.. Masa iya Jumat Agung ga ke gereja. Hehe. Cuaca ga jelas. Ujan, panas, angin, eh terus panas lagi. Tapi berhubung super niat jadi jalan deh. Eh, tiba-tiba my another partner, partner-in-crime aja kita sebutnya haha. Dia ngajak gereja bareng. Yey! Gereja ga sendirian lagiii! :)

Malam Paskah, udah mau gereja sendiri karena si partner-in-crime sibuk buat tugas. Awalnya kita berniat Misa di Katedral tapi karena terlalu jauh dan malam, akhirnya kita putuskan di gereja terdekat masing-masing. Misanya cukup malam di gereja gue, jam 19.30, nyokap udah bilang, kalo kemaleman dan sendirian mending hari Minggu pagi aja. Tapi saya keukeuh mau yang Malam Paskah. Hehe. Eh tiba-tiba jam 18.30 si partner-in-crime mengontek gue dan mau menjemput ke gereja bareng. Yippiey! Sepulang gereja kami makan malam seadanya bareng, KFC double! :)) Lalu foto-foto dengan ceria. Dan malamnya, skype dengan keluarga. Sangat senang!

Paskah, sebenernya di hari Paskah ini, gue sudah niat mengerjakan tugas. Karena memang sudah seharusnya. Tapi, si bandel my partner-in-class minta ditemenin ke gereja. Hmm.. (Karena saya baik :p) akhirnya gue temenin deh. Nemenin ke gereja ga pernah rugi. Dapet penyegaran dan juga teman baru! :) Walaupun itu mengurangi waktu membuat tugas, tapi ternyata pada akhirnya tugas pun kelar! Tugasnya memang harus dikerjakan bersama si partner, karena memang group assignment, dan kami pun mengerjakan sepulang gereja sampe jam 9 pagi di hari Senin. :D Tugas selesai dengan membahagiakan! Yeyy.

Banyak orang yang entah sengaja atau ga disengaja (atau disuruh olehNya :)), yang memberikan segenap perhatiannya dan mencerahkan hari-hari gue belakangan ini.
My life feels so nice lately. He is great!

BerkatNya.

Cuma itu yang bisa gue rasakan. Memang Dia ga pernah lupa buat mentransfer berkat-berkatNya lewat banyak hal dalam hidup, sekecil apa pun itu.
Sejelek-jeleknya, semales-malesnya, separah-parahnya cara gue menjalani hidup, Dia tetep ga pernah berhenti mengingatkan dengan caraNya yang kadang kalo dipikir... Ajaib.

He is amazing and most importantly, He loves us.



had a fun night with the girls! :D



Easter dinner :b



got this bucket of chocolate from Planetshakers as my partner-in-class invited me to come to the service. Thanks, mate! :*



Kacamata gitta says Happy Easter! Never forget that we are loved.

Saturday, April 23, 2011

She is my inspiration

My mom.

She is my inspiration.

The way she takes care of my family,
The way she faces problems,
The way she talks to other,
The way she cooks,
The way she fixes my clothes,
The way she texts me :)

Moreover,

Her thoughts,
Her passion,
Her faith,
Her struggle,
Her simple but creative ideas,

Her love; though it is unsaid, but I know definitely, she does.


Anyway, in a few days ago, she told me that my sister in law and her have just succeeded in taking the second prize of flower arrangement contest in my local state to celebrate the Kartini Day (21 April). Here it goes.. the picture!


So proud of you!

My gratitude to you, mom.
Selamat Hari Kartini :)



Kacamata gitta sends her best regards to her mom and all women throughout the universe.
Be proud of yourself, women! We are tough. :)
Lift your life as an inspiration for others.

Friday, April 15, 2011

I'm doing good!

Haha. Pretending I'm asked by you, 'how's your day going?' and I will answer it out loud, 'it's sooo GOOD!'

Yes. I'm very happy for the second month of my last semester (time flies!). Homesick and loneliness, still appear sometimes, but I just try to enjoy it! I talk to myself that maybe I could never feel this sort of 'syndromes' anymore in the future. So, why bother to be happy and enjoy the ups and downs? :) *BIG SMILE* Since, it would last in several months anyway. :|

My life is being delightful so far, with my regular activities; studying, doing assignments, having fun during weekends and making new friends! I'm still enjoying my days. Even when I walk from home to campus, feeling the cold breeze and/or sunshine (random weather = Melbourne), I just can put a bigger smile on my face and thank God for my life. Moreover when there's someone passing by, smiling and greeting me, it is such a great blessing for me! I'm so very glad when a friendly stranger talk to me, but not the annoying one. Because it happens sometimes, the drunken youths or men try to talk to you, a bit scary for me although they will not attack physically.

Okay then, just a little updates from me, to let you know that I'm doing good here!
Have to back to the assignment! (I'm lazy :p *oops*)

Cheers!

(thank God) Kacamata gitta is doing good. And HAPPY. Enjoying her last semester.

Wednesday, April 13, 2011

Potato chips

Potato chips adalah teman mengerjakan tugas yang sangat setia. Bahkan dia membuat saya ketagihan!! Taun lalu, tiap ngerjain tugas atau sebelum belajar, pasti gue ngechips dulu sampe kadang-kadang mulutnya berasa keasinan dan sampe pusing (kolesterol ya kayaknya?!). Gak baik banget buat kesehatan sih.

Taun ini, dari gue pertama kali menginjakkan kaki di tanah Melbourne, saya belum mengunyah potato chips sama sekali! Wihiy! Prestasi besar! :D

Karena sekarang ini masih masa PraPaskah, kalo di Katolik biasanya kami pantang tiap hari Rabu dan Jumat, misalnya pantang daging, rokok, jajan atau apapun 'ketergantungan' kita. Hehe. Dulu gue pernah puasa facebook, twitter, pokoknya internetan yang main2, dan banyak banget bolongnya. :p

Taun ini gue memutuskan (telat juga sih sebenernya mutusinnya, kira2 seminggu setelah awal prapaskah) untuk pantang potato chips.

Okeh, inilah foto chips yang menjadi andalan saya!


Sebenernya yang enak bukan rasa ini, ada lagi yang lebih nampol, rasa sweet chilli and sour cream. Nyammm! Tapi gue tak punya fotonya, ada foto isinya doang nih. Dan lebih menggiurkan... Simak di bawah ini! Slurrpppp.



Kembali ke pantang di masa prapaskah (sambil telen ludah liat gambar di atas) :S
Ternyata susah juga buat gue 40 hari menahan napsu makan chips!!! Dan ditambah lagi kesulitannya oleh satu cobaan dari seorang partner-in-crime gue di sini, tepatnya mungkin partner-in-class :p seorang classmate yang 'nyetanin' gue dengan godaan makan chips! Dia membelikan saya sekantong chips di bawah ini. Memang dia sungguh TERLALU!! Gue sudah berhasil menolak dibelikan Red Rock Deli berwarna merah itu, di kala dia malah dengan semena-mena membeli dua kantong untuk dirinya! Lalu, dia dengan sengaja dan baik hatinya, menyodorkan ini... Katanya ini bukan potato chips! Yahhh iyaaa siiiyyyyhhh...



Memang bukan Red Rock Deli, dan ini dari whole-grain tapi kan sama2 chips dan sama aja besar godaannya. Dan akhirnya, si chips ini harus saya kandangkan! Masukin lemari biar ga gue liat. Hehehehe! Katanya rasanya ga kalah dari Red Rock Deli, tapi masa pantang masih seminggu! Tahan Gitta.. Tahan... (Emang kurang ajar nih si classmate?!)

Sejauh ini, udah tanggal 13 April 2011, saya masih tahan! Tidak membuka kantong cemilan ini. Yippiey! Walau godaan datang tiap hari. Dan saya menggoda diri sendiri dengan ngepost blog ini. Haha.

Semangat Gitta!!

Kacamata gitta sedang tergoda, digoda dan menggoda diri sendiri. :p

Friday, April 8, 2011

Brunch

Saya mulai menyukai wisata kuliner 'brunch'. :D

Sarapan menjelang siang hari atau biasa disebut 'brunch' - breakfast+lunch mulai jadi hobi saya di sini. Hehe. Mumpung di sini, jadi rencananya mau kuliner brunch tiap minggu.

Mungkin awalnya kita berpikir, apa bedanya sama makan biasa, sarapan roti di rumah trus makan siang nasi pake telor misalnya. Ew, jadi kangen nasi uduk atau mie bangka!

Kenapa harus ngeluarin duit buat sarapan di luar?
Hmm.. Saya pun berpikir begitu, kenapa bule2 itu pada ngeluarin duit lumayan besar (bahkan bisa lebih mahal dari makan siang) cuma buat sarapan dan minum kopi.

Tapi, ya itu adalah culture mereka. Sejauh saya mengamati sampai saat ini, budaya di sini memang memperlihatkan kalau local people di sini emang suka duduk-duduk ngopi-ngopi dan nge-brunch, biasanya pulang jogging sama anjingnya hehe.

Bisa terlihat dari ramenya resto2 yang menyajikan sarapan kesiangan ini.

Dan saya pun.. Sebagai 'turis', turut menikmatinya.

Tujuannya sih cuma pengen mengeksplor dan ngerasain aja, tapi malah jadi cita-cita sendiri buat nyobain tempat2 sarapan selama masih di sini. :)

Dalam sebulan lebih berapa hari di sini, saya baru ketiga tempat brunch yang berbeda. Dan memang, ambience-nya terasa. Suasana nge-brunch nya itu. Hehe. Memiliki daya pikat tersendiri kalau saya bilang. Susah dijelaskan, tapi menyenangkan.

Mungkin karena suasananya dan juga dengan makanan yang jarang-jarang disantap di tanah air di jam-jam antara sarapan dan makan siang, makanya jadi ketagihan nge-brunch.

Hm.. Atau bahasa singkatnya.. Emang karena bukan budaya kita, makanya berasa unik dan beda aja. :))

Kacamata gitta is now enjoying brunch.


the best menu so far: toasted plain bagel with beetroot, ham, cheese and veggies + hot cappuccino

Monday, March 14, 2011

Gadis-gadis Di Sikat Botol Lantai Dua

Di tengah membaca study guide tentang menjadi menejer untuk dunia seni dan hiburan, gue tiba-tiba mendengar suara microwave dan suara air keran di tempat cuci piring. Dari sini lah gue berhasrat untuk bertutur kata tentang isi rumah 'kost' yang gue tempati untuk beberapa bulan ke depan. :D

Bottlebrush adalah nama rumah kami, rumah ini terdiri dari dua tingkat, di lantai satu ada 5 orang penghuni dan di lantai dua, di mana gue tinggal, ada 7 orang gadis hidup bersama. 7 orang gadis Asia; 2 orang Malaysia, 2 Indonesia, 1 India, 1 Korea, dan 1 Vietnam. Lantai 1 dan lantai 2 tidak menyatu, jadi tangganya di luar rumah, makanya gue tidak mengenal yang di lantai bawah.
Tempat di mana biasanya kami bertemu adalah dapur yang juga bersambungan dengan meja makan, sofa dan TV. Nah di sinilah biasanya terjadi kericuhan (baca: berantakan). Hahaha. Tapi untuk semester ini, salah satu dari mereka ternyata ada yang bersih banget. Tadi siang gue liat, habis masak, dia ga lupa lap kompornya. Very nice girl!

Dari antara mereka, gue lah yang paling tuir, trus kayaknya gue paling ansos, hahaha. Jarang keluar kamar selain masak, mandi, makan dan cuci piring. Satu hosmet gue pernah nanya "ke mana aja lo kok ga keliatan belakangan ini, di kamar terus ya?" (pake bahasa Inggris) :D jadi merasa diperhatikan. Sejak itu gue jadi mulai makan di meja makan nih, biasanya abis masak gue bawa ke dalem kamar. Hahaha. Trus sekarang gue mulai mau sering-sering menampakkan diri deh. Biar eksis. :p

Awalnya gue punya kesan buruk sama si hosmet dari negara I (bukan Indo), gue pikir dia tukang minta-minta makanan dsb, udah gitu suka berisik, tapi pas gue nyampe pertama kali aja, dia bantuin gue banget, trus ya dia itu yang nanya gue kenapa di kamar terus. Hehehe. Ternyata dia perhatian sekali. Memang ya, kita yang berasal dari berbagai negara itu memiliki budaya masing-masing makanya di situlah gue belajar buat toleransi dan saling memahami satu sama lain.
Terus, hosmet dari negara V, dia itu 'ngasal' banget, (pernah suatu kali dia lagi ke kamar gue, duduk di kasur, main angkat kaki aja di atas kasur huaa) tapi dia lah yang paling ramah dan sering nangkring di depan TV. Bahkan waktu awal gue dateng minggu lalu, gue merasa dia rajin bener nonton drama seri Korea. Haha. Ternyata, dia itu bosen, trus sempet minta film yang gue bawa dari Indo, tapi sayang, ga bisa ditransfer ke laptopnya. :(
Salah satu hosmet dari negara M, dia yang agak pendiam tapi dia yang paling rapih dan bersih. Masih jarang ketemu dan ngobrol sih.
Sesama dari negara I, teman sebangsa dan setanah air, hehe.. Seorang gadis 17 tahun yang sangat dewasa.
Hosmet dari negara K, dia yang dulu pas awal dateng masih bingung banget dan sempet gue anterin buat belanja barang2 pokok, dan sekarang dia sudah pintar sepertinya :D. Gadis ini imut dan lucu.
Oya, 1 hosmet lagi dari negara M, hmmm dia juga orang yang baik2 saja dan menyenangkan.

Overall, semua baik-baik aja yah. Walaupun ya ada beberapa hal yang kadang ngeselin, kayak kulkas berantakan, makanan2 bekas masak banyak yang nempel di kompor, panci2 ditinggal belom dicuci, dsb. Tapi ya, balik lagi aja ke masing-masing dan lama-lama udah biasa aja dengan hal ini. Dan kalo emang pas liat, ya dibersiin sendiri aja. Emang perbedaan dari tindakan mereka itu bisa bikin kita melongo, contoh, masakan dari negara I (bukan Indo) yang sedep banget baunyaa, trus misalnya, salah satu dari mereka ada yang ngelap mayones yang agak beleber di ujung botol dengan lidahnya (*ouch), dsb.

Melihat karakter mereka satu-satu, gue jadi merasa sangat belajar untuk menghargai perbedaan. Menghargai perbedaan budaya dan juga karakter masing-masing orang. Di saat ada kesempatan tinggal bareng, di situlah gue bisa mengenal cara hidup mereka, bahkan cara makan mereka. :D

Okay, stop blogging. Back to reading!!

Kacamata gitta bersyukur bisa mendapat pengalaman ini!